Lewati ke konten
Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Wonosobo
Terkini
Pemilihan Pelajar Pelopor Tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 Pengamanan Lalu Lintas dalam Pertandingan Sepak Bola PSIW Wonosobo VS Persikama Kab. Magelang Operasi Gabungan Bersama Satlantas Polres Wonosobo dalam rangka tindakan Preventif terhadap Pengguna Jalan Raya Pemantauan Lalus Lintas di Jalur Wisata Gardu Pandang dan Batu Angkruk Dieng Meningkatkan Keselamatan Tranportasi ASDP di Wadaslintang RAMP CHECK, Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Pemasangan 6 Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) Pendukung Geopark Dieng Sosialisasi Penyusunan Draft SK Bupati, Tentang Jalan Lingkungan Kabupaten Wonosobo Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan DISPERKIMHUB Kabupaten Wonosobo DISPERKIMHUB melaksanakan Penyerahan Bantuan Penyediaan Rumah Layak Huni dan Penyerahan PJU-TS di Kabupaten Wonosobo
Kegiatan

Diklat Pemberdayaan Masyarakat Keselamatan Berlalu Lintas Angkatan VI, VII dan VIII

AdminFllaj 20 Juni 2023 15:30 495 kali dibaca

Kesadaran akan keselamatan berlalu lintas penting terus disosialisasikan. Salah satu tujuannya untuk mengurangi tingkat kecelakaan, utamanya pada kalangan pelajar. Untuk itu, Dinas Kawasan Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) bekerja sama dengan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Keselamatan Berlalu Lintas Angkatan VI, VII dan VIII. 

Diklat tersebut berlangsung selama dua hari sejak Selasa 20 Juni hingga Rabu 21 Juni 2023 di Gedung SKB. Peserta diklat terdiri dari puluhan guru di Wonosobo serta beberapa komunitas, termasuk dari disabilitas. 

(Baca Juga : Rekayasa lalu lintas dari satlantas dan dalops di jalur rawan daerah wisata dieng)

Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto menjelaskan, program diklat kali ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat mengenai keselamatan lalu lintas jalan raya. Menurut Agus banyak sekolah di Wonosobo yang letaknya dekat dengan jalan raya, sehingga rawan akan laka lantas. Ditambah lagi masih kurangnya kesadaran keselamatan berkendara, seperti tidak memakai helm SNI, berboncengan tiga orang, atau melawan arus. 

Maka dari itu melalui diklat tersebut Agus menekankan pentingnya kesadaran keselamatan berlalu lintas. Agus berharap peserta yang merupakan pendidik ini diharapkan bisa menularkan pada siswa-siswinya sehungga bisa turut serta berupaya menekan angka laka lantas. 

Pada saat yang sama, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PKTJ Tegal Pramudi menyatakan, bahwa setiap sekolah hendaknya memiliki rambu zona selamat sekolah. Hal ini untuk menunjukkan para pengguna jalan bahwa dia memasuki kawasan sekolah. Pramudi menilai, adanya zona selamat sekolah ini merupakan salah satu tanggung jawab untuk memberikan rasa aman pada civitas akademik. 

Sementara ituDosen PKTJ Tegal Buang Turasno menjelaskan, pada diklat tersebut para peserta akan dibekali dengan pengetahuan keterampilan serta perundangan lalu lintas di jalan raya. Dia berharap dari pelatihan ini para guru bisa menularkan ilmunya kepada siswa maupun orang di sekelilingnya.

Tautan Instansi