Dua orang meninggal akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Parakan - Kertek Wonosobo turut Desa Kalikuto, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Sabtu malam (20/5/2023).
Menurut kesaksian warga, mengatakan dua korban yang meninggal merupakan pengemudi dan kernet truk tangki. Supir truk tangki bernama Ikhwanudin warga Desa Pondok Kahuru, Kecamatan Ciomis, Kabupaten Serang. Sementara kernet truk bernama Romdhoa warga Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kendal.
Berdasarkan hasil olah TKP, untuk sementara truk mengalami rem blong. Menjelang lokasi kejadian, ketika melewati jalan beraspal lurus menurun, dua jalur, dan malam hari diduga rem tidak berfungsi atau blong, sehingga truk melaju tanpa terkendali. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan melaju truk dengan nomor H-1613-RG yang dikemudikan Eri Prayogo yang bermuatan kentang dan terjadilah benturan.
(Baca Juga : MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM HIBAH JALAN DAERAH (PHJD) RUAS JALAN SAPURAN - KALIWIRO dan JALAN KAPULOGO - BATAS MAGELANG)
Truk tangki masih terus melaju dan membentur mobil L300 dengan nomor AA-8480-QF yang dikemudikan Miftakhul Malik sehingga terjadi kecelakaan beruntun. Truk tangki masih melaju dan membentur Truk Box Elf dengan nomor B-9755-UCX yang dikemudikan Sri Wahono berpenumpang Junaedi. Truk Tangki masih terus melaju dan membentur sepeda motor Honda Megapro dengan nomor AA-6929-KF yang dikendarai Slamet, setelah itu truk tangki terguling dan membentur mobil Honda Brio dengan nomor R-1957-CM yang kemudikan Maharany Octary Setyowati yang melaju searah di depannya. Berdasarkan pengakuan Hasan yang merupakan warga sekitar mengungkapkan, saat kejadian terdengar suara hantaman yang begitu keras.
Badan truk tangki mengalami rusak parah, terlihat tangki truk lepas dari badan truk. Saat ini masih berada di tempat kejadian.
4 orang yang mengalami luka-luka saat ini telah kembali setelah mendapat perawatan di rumah sakit.